New Post

Kamis, 05 Agustus 2010

KAMUS KECIL

10 BaseT Bagian dari standar asli IEEE 802.3, 10 BaseT adalah spesifikasi Ethernet 10Mbps baseband yang menggunakan dua pasang kabel yang saling terbelit (twisted pair), kabel kategori 3, 4 atau5-mengunakan satu pasang kabel yang saling menerima. 10 BaseT mempuyai sebuah batas jarak sekitar 100 meter per segmen.lihat juga: Ethernet dan IEEE 802.3.

100 BaseT Berdasarkan standar IEEE 802.3u, 10 BaseT adalah spesifikasi Fast Ethernet untuk baseband 100Mbps yang menggunakan kabel UTP. 100BaseT mengirimkan link pulses (yang berisi lebih banyak informasi  dibandingkan yang digunakan 10BaseT) melalui network ketika tidak ada lalu lintas data. Lihat juga: 10BaseT, Fast Ethernetdan IEEE 802.3.

100 BaseTX Berdasarkan standar IEEE 802.3u,  100BaseTX adalah spesifikasi Fast Ethernet baseband100Mbps yang menggunakan dua kabel UTP atau STP. Kabel pasangan data menerima data; pasangan kedua mengirim data. Untukmemastikan waktu sinyal yang tepat, sebuah segmen 100BaseTX panjangnya tidak bisa melibihi dari 100 meter.
Acknowledgment Vertifikasi yang dikirimkan oleh suatu peralatan network ke peralatan lainnya untuk menandakan bahwa sebuah kejadian telah terjadi. Bisa disingkat menjadi ACK. Berlawanan dengan : NAK.
ANSI American National Standards institute: Organisasi yan tediri dari perusahaan, pemerintahan, dan anggota-anggota sukarela yang mengkordinasikan kegiatan-kegiatan yang berhuungan dengan standar, menyetujui standar nasional Amerika Serika, dan mengembangkan posisi Amerika Serikat dalam organisasi standar internasional. ANSI membantu dalam pembuatan standar internasional dan Amerika Serikat untuk bidang seperti komunikasi, networking, dan berbagai bidang teknik. ANSI telah mempublikasikan lebih dari 13.000 standar, untuk produk-produk rekayasa dan teknologi, mulai dari ulir sekrup sampai protocol networking. ANSI adalah anggota dari the intertational Electrotechnical commission (IEC) dan Intertational Organization for standardization (iso)

Aplication layer Layer Application. Layer ke-7 dari model network OSI, menyediakan 16-bit tunggal  layanan-layanan untuk prosedur-prosedur aplikasi (seperti electronic mail atau transfer file) yang berada diluar model OSI. Layer ini memilih dan menentukan ketersediaan  dari partner komunikasi dan juga sumber daya yang diperlukan untk membuat koneksi, mengkordinasikan aplikasi-aplikasi yang berpasangan,dan membentuk sebuah kesepakatan terhadap prosedur-prosedur untuk mengendalikan integritas data dan error recovery. Lihat juga : Data link layer, Network layer, physical layer, Session layer , dan transport layer.

ARP Address Resolution Protocol. Didefinisikan di RFC 286, merupakan protocol yang melacak alamat IP ke alamat MAC.

ASCII American standard Code for Information Interchange. Sebuah kode 8-bit untuk merepresentasikan karakter-karakter,terdiri dari 7 bit data ditambah 1 bit parity.
ASICs Application-spesific Integrated Circuit. Digunakan di switch layer 2 untuk membuat keputusan filtering. ASIC melihat ke dalam tabel filterdari alamat-alamat MAC dan menentukan port mana yang akan dituju oleh alamat hardware tujuan dai sebuah alamat hardware yang diterima. Frame akan diizinkan untuk melaui segmen itu saja. Jika alamat hardware tidak diketahi, frame akan di forward ke semua port.
Auto-detectmechanism Digunakan di sebuah switch, hub, dan kartu interface Ethernet,untuk menentukan duplex dan kecepatan yang di gunakan.
Auto duplex Sebuah setting pada peralatan layer 1 dan layer 2 yang menset duplex dari sebuah port pada switch atau hub secara otomatis.
Backbone Bagian dasar dari network angen menyediakan jalur utama untuk lalu lintas yan dikirimkan ke dan mulai dari network lain.
Bandwidth selisih antara frekuensi tertingi dan terendah yang digunakan oleh sinyal network. Lebih umum, ia mengacu pada kapasitas throughput yang diukur pada sebuah protocol atau media network.
Baseband Sebuah fitur dari teknologi network yang menggunakan hanya satu pembawa (carrier) fekuensi. Contohnya adalah Ehernet .Juga disebut “narrowband (pita sempit)”.Bandingkan dengan : broadband.
Baud Sinonim dari bit per second (bps) , jika setiap elemem sinyal menyatakan 1 bit. Baud adalah sebuah satuan dari kecepatan persinyalan yang ekivalen dengan jumlah elemen sinyal yang terpisah yang ditransmisikan per detik.
Binary Sebuah metode penomoran dengan 2 kharakter yang menggunakan satu dan nol.Sistem penomoran binary mendasari semua pernyataan digital dari informasi.

Bit sebuah digit binary , mempunyai nilai 1 atau 0. delapan bit membetuk sebuah byte.
Bridge Sebuah alat untuk menghbungka dua segmen dari sebuah network dan mentransmisikannya paket-paket diantaranya. Kedua segmen harus menggunakan protocol yang identik untuk berkomunikasi. Bridge berfungsi pada layer Data Link, layer ke-2 dari model referensi OSI. Tujuan dari sebuah brdge adalah untuk menyaring, mengirmkan atau melakukan broadcast pada setiap frame yang dating, berdasarkan alamat MAC dari frame tersebut.
Broadband Sebuah metodologi transmisi untuk melakukan multiplexing terhadap beberapa sinyal yang berbeda ke dalam satu kabel. Dalam telekomunikasi, broadband diklarifikasikan sebagai kanal apapun dengan bandwidth lebih dari 4 kHz (atau disebut voice grade dalam teknologi VLAN), ia diklsifikasika sebagai sebuah kabel koaksial dimana snyal analog digunakan. Juga disebut “ wideband (pita lebar).”

Broadcast Sebuah frame data atau paket yang ditransmisikan ke semua node pada segmen network local (seperti didefinisikan oleh broadcast domain). Broadcast dikenal dari alamat broadcast-nya, yang merupaka sebuah network dan alamat tujuan dengan semua bit di-on-kan (bernilai 1). Juga disebut “local broadcast.” Badingkan dengan : directed broadcast.
Broadcast address Digunakan dalam pengalamatan logical dan pengalamatan hardware. Dalam pengalamatan logical, alamat-alamat host akan menjadi 1 semua. Dengan pengalamatan hardware, alamat hardware akan menjadi satu semua dalam binary (atau semua F dalam bilangan hexadecimal).
Broadcast domain Sebuah group dali peralatan-peralatan yang menerima frame broadcast yang dimlai atau dikirim dari alat apapun di group itu. Karena router tidak memforward frame broadcast, broadcast tidak diforward daro satu broadcast domain ke broadcast domain lain.

Broadcast (multi-access) networks Network broadcast (multi access) seperti Ethernet memungknkan beberapa alat untuk dihubugkan ke (atau mengakses) network yang sama, dan uga menyediakan sebuah kemampuan broadcast dimana sebuah paket tinggal dikirimkan ke semua node di network tersebut.
Broadcast strom Sebuah kejadian yang tidak diiginkan pada network yang disebabkan ole transmisi secara serentak dari sejumlah broadcast yang melalui segmen network tersebut. Kejadian seperti ini dapat membuat bandwidth network kewalahan, yang mengakibatkan time-out.
Buffer Sebuah area penyimpanan yang menangai data ketika data itu dala transit. Buffer digunakan ntuk menerima atau menyimpan pengiriman yang sporadic dari data-data yang membesar, basanya diterima dari sebuah alat yang lebih cepat, untk mengkompensasi varias-variasi dalam kecepatan pemrosesan. Informasi yang dating disimpan sampai semuaya diterima sebelum mengirimkan data. Juga dikenal sebagai sebuah “information buffer”.
Bus topology sebuah arsitektur LAN linear dimana transmisi dari beberapa station pada network dibuat kembali sepanjang sebuah medium dan diterima oleh semua station lain. Bandingkan dengan: ring topology dan star topology
Byte delapan bit. Lihat juga: octet.
CD carrier detect: sebuah sinyal yang mengindikasikan bahwa sebuah interface sedang aktif atau bahwa sebuah koneksi yang dihasilkan oleh sebuah modem telah dibuat.
CDP Cisco Discovery Protocol. Protokol proprietary Cisco yang digunakan untuk memberitahuakan sebuah alat Cisco tetangga tantang type hardware, versi software dan interface aktif yang sedang digunakan oleh alat Cisco. CDP menggunakan sebuah alat frame SNAP di antara eralata dan tidak bisa di route.
Checksum Sebuah pengujian untuk memastikanintegitas dari data yang dikirimkan. Merupakan sebuah angka yang dihitung dari serangkaian nilai yang diambil melalui sederetan fungs-fungsi metematika, secara khusus ditempatkan pada akhir dari data dari mana ia itung, dan kemudian dihitung-ulang pada ujung penerima untuk verifikasi. Bandingkan dengan: CRC.
compression Sebuah teknik untuk mengirimkan lebih banyak data melalui sebuah link dibandingkan data yang secara normal diperbolehkan dengan cara mempresentasikan string-string data yang berulang dengan sebuah penanda tunggal (single marker).
congestion lalu lintas network yang melampaui kemampuan network menanganinya.
Connectionless Transfer data yang terjadi tanpa menciptakan sebuah rangkaian virtual. Memiliki overhead yang rendah, menggunakan pengiriman best-effort (usaha terbaik), dan tidak dapat diandalkan. Berlawanan dengan: connection-oriented. Lihat juga: virtual circuit.
connection-oriented Metode transfer data yang membuat sebuah rangkaian virtual sebelum data ditransfer. Menggunakan acknowledgment dan flow control untuk transfer data yang dapat diandalkan. Berlawanan dengan: connectionless. Lihat juga: virtual circuit.
console port Biasanya sebuah port RJ-45 (modular 8-pin) pada sebuah router dan switch Cisco yang memungkinkan kemampuan Command-Line Interface.
core layer Layer inti. Layer teratas dalam model hierarkis tiga-layer Cisco, yang membantu anda merancang, membangun, dan memelihara network-network hierarkis Cisco. Layer ini melewatkan paket-paket dengan cepat ke alat-alat layer distribusi saja. Tidak ada packet filtering yang akan terjadi pada layer ini.

Collision
Adalah suatu kondisi yang terjadi bila dua buah device mengirim data pada saat yang bersamaan. Akibat dari kejadian ini adalah hilangnya data.
CRC cyclic redundancy check: Sebuah metodologi yang mendeteksi error-error, dimana penerima frame membuat sebuah perhitungan dengan cara membagi isi dari frame dengan sebuah pembagi binary utama dan membandingkan sisa pembagian dengan sebuah nilai yang disimpan dalam frame oleh node pengirim. Berlawanan dengan: checksum.
crossover cable Jenis kabel Ethernet yang menghubungkan sebuah switch dengan switch, host dengan host, hub dengan hub, atau switch dengan hub.
CSMA/CD Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection: Sebuah teknologi yang didefinisikan oleh komite IEEE 802.3 Ethernet. Setiap alat mendeteksi untuk merasakan sebuah sinyal digital pada kabel sebelum melakukan tranmisi. Juga, CSMA/CD memungkinkan semua alat pada network untuk berbagi kabel yang sama, tetapi hanya memungkinkan satu transmisi pada satu saat. Jika dua alat melakukan transmisi pada saat bersamaan, sebuah tabrakan frae akan terjadi dan sebuah pola jamming (pengacau) akan dikirimkan: alat akan berhenti melakukan transmisi, menunggu selama waktu tertentu atau selama waktu yang ditentukannya sendiri secara acak, dan kemudian mencobanya melakukan transmisi lagi.
CSU channel service unit: Sebuah mekanisme digital yang menghubungkan peralatan pengguna-akhir (end-user) ke loop telepon digital local. Sering disebut bersama dengan data service unit sebagai CSU/DSU. Lihat juga: DSU.
CSU/DSU channel service unit/ data service unit: Alat layer Physical yang digunakan dalam WAN unuk mengkonversi sinyal digital CPE menjadi apa yang dimengerti oleh switch di provider. Sebuah CSU/DSU biasanya adalah sebuah alat yang terhubung ke sebuah jack RJ-45 (modular 8-pin), yang disebut sebagai titik demarkasi.
data circuit-terminating equipment DCE digunakan untuk menyediakan clocking untuk perlengkapan DTE.
data encapsulation Proses dimana informasi pada sebuah protocol dibungkus, atau dimasukkan, dalam bagian data dari protocol lain. Dalam model referensi OSI, setiap layer mengenkapsulasi layer yang berada langsung diatasnya ketika data berpindah menuruni susunan protocol.
data frame Enkapsulasi Protocol Data Unit pada layer Data Link dari model referensi OSI. Mengenkapsulasi paket-paket dari layer Network dan mempersiapkan data untuk trasmisi pada sebuah media network.
datagram Sebuah koleksi logical dari informasi yang ditransmisikan sebagai sebuah unit layer Network diatas sebuah medium tanpa menggunakan sebuah rangkaian virtual yang sudah di buat sebelumnya. Datagram IP telah menjadi unit informasi primer dari internet. Pada layer-layer yang berbeda dari model referensi OSI, istilah cell, frame, message, packet, dan segment juga mendefinisikan pengelompokan informasi logical ini.
Data Link Control Layer Layer 2 dari model arsitektur SNA, bertanggung jawab untuk transmisi data melalui sebuah link fisikal tertentu dan bias dibandingkan dengan layer Data Link pada model OSI.
Data Link layer Layer 2 dari model referensi OSI, ia memastikan transmisi data yang bisa dipercaya melalui sebuah link fisikal dan terutama berkaitan dengan pengalamatan fisikal, disiplin line, topologi network, pemberitahuan error, pengiriman frame yang berurutan, dan flow control. IEEE membagi lebih lanjut layer ini menjadi sublayer MAC dan sublayer LLC. Juga dikenal sebagai link layer. Dapat dibandingkan dengan layer data link control dari model SNA. Lihat juga: Application layer, LLC, MAC, Network layer, Physical Layer, Presentation Layer, Session Layer, dan Transport Layer.
Data terminal equipment Lihat: DTE.
DCE data communications equipment (seperti didefinisikan oleh EIA) atau data circuit-terminating equipment (seperti didefinisikan oleh ITU-T): Mekanisme dan link dari sebuah network komunikasi yang menyusun bagian network dari interface user-ke-network, seperti modem. DCE menyediakan koneksi fisikal ke network, meneruskan lalu lintas network dan menyediakan sebuah sinyal clocking untuk melakukan sinkronisasi transmisi data antara alat-alat DTE dan DCE. Bandingkan dengan: DTE.

de-encapsulation Teknik yang digunakan oleh protocol-protokol ber-layer dimana sebuah layer menghapus informasi header dari Protocol Data Unit dari layer di bawahnya. Lihat: encapsulation.
default route Entri pada routing table statis yang digunakan untuk mengarahkan frame-frame yang hop selanjutnya tidak terdapat di routing table.

delay Waktu yang lewat antara inisiasi transaksi dari pengirim dengan respons pertama yang diterimanya. Juga, waktu yang diperlukan untuk memindahkan sebuah paket dari sumbernya ke tujuannya melalui sebuah jalur. Lihat juga: latency.
demultiplexing Proses mengkonversi sebuah sinyal multiplexed, yang terdiri dari lebih dari satu stream input, kembali menjadi stream output yang terpisah. Lihat juga: multiplexing.
destination address Alamat untuk peralatan network yang akan menerima sebuah paket.
directed broadcast Sebuah frame data atau paket yang ditransmisikan ke sebuah kumpulan node tertentu pada sebuah segmen network remote. Directed broadcast, atau broadcast yang diarahkan, diketauhi dari alamat broadcast-nya, yang merupakan sebuah alamat subnet tujuan dengan semua bit host di-on-kan.

distribution layer Layer tengah dari model hierarkis tiga-layer Cisco, yang membantu Anda merancang, menginstal, dan memelihara network hierarkis Cisco. Layer ini adalah titik dimana peralatan layer Akses melakukan hubungan. Routing dilakukan di layer ini.
DSU data service unit: Alat ini digunakan untuk mengadaptasi interface fisikal pada sebuah mekanisme data terminal equipment (DTE) ke sebuah fasilitas transmisi seperti T1 atau E1, dan juga bertanggung jawab untuk timing atau pengaturan waktu sinyal. Ia biasanya dikelompokkan dengan channel service unit dan disebut sebagai CSU/DSU. Lihat juga: CSU.
DTE data terminal equipment: Semua alat yang berlokasi di sisi user dari sebuah interface user-network yang bertindak sebagai sebuah destinasi, sebuah sumber, atau keduanya. DTE meliputi alat-alat seperti multiplexer, router, penerjemah protocol, dan computer. Koneksi ke sebuah network data dilakukan melalui data communication equipment (DCE) seperti modem, menggunakan sinyal-sinyal clocking yang dihasilkan oleh alat itu. Lihat juga: DCE
encapsulation Teknik yang digunakan oleh protocol ber-layer dimana sebuah layer menambahkan informasi header ke Protocol Data Unit (PDU) dari layer di atasnya. Sebagai contoh, dalam terminology internet, sebuah paket akan berisi sebuah header dari layer Data Link, diikuti oleh sebuah header dari layer Network (IP), diikuti oleh sebuah header dari layer Transport (TCP), kemudian diikuti oleh data protokol aplikasi.
encryption Konversi informasi ke dalam sebuah bentuk yang di acak yang secara efektif menyamarkannya untuk mencegah akses yang tidak diizinkan. Semua skema enkripsi mengunakan beberapa algoritma yang sudah ditentukan dengan baik, yang mana dibalik pada ujung penerima dengan menggunakan algoritma yang berlawanan yang dikenal sebagai decryption.

Ethernet Sebuah spesifikasi LAN baseband yang dibuat oleh Perusahaan Xerox Corporation dan kemudian ditingkatkan melalui usaha gabungan antara Xerox, Digital Equipment Corporation, dan Intel. Ethernet sama dengan standar seri IEEE 802.3 dan, menggunakan CSMA/CD, beroperasi pada beberapa jenis kabel pada 10 Mbps. Juga disebut: Ethernet DIX (Digital/Intel/Xerox). Lihat juga: 10BaseT, Fast Ethernet, dan IEEE.
Fast Ethernet Semua spesifikasi Ethernet yang memliki kecepatan 100 Mbps. Fast Ethernet adalah sepuluh kali lebih cepat dibandingkan dengan 10BaseT, dan mempertahankan kualitas-kualitas 10BaseT, seperti mekanisme MAC, MTU, dan format frame. Kemiripan ini memungkinkan aplikasi dan tool-tool manajemen untuk 10BaseT yang sudah ada, dapat digunakan pada network Fast Ethernet. Fast Ethernet didasarkan pada sebuah kepanjangan dari spesifikasi IEEE 802.3 (IEEE 802.3u). Bandingkan  dengan: Ethernet. Lihat juga: 100BaseT, 100BaseTX, dan IEEE.

FDDI Fiber Distributed Data Interface: Sebuah standar LAN, didefinisikan oleh ANSI X3T9.5 yang dapat bekerja pada kecepatan hingga 200 Mbps dan menggunakan media access token-pasing pada kabel serat optic. Untuk redundancy, FDDI dapat menggunakan sebuah arsitektur dual-ring.
flow control Sebuah metodologi yang digunakan untuk memastikan bahwa unit penerima tidak kewalahan dengan data dari alat pengirim. Di network IBM disebut pacing, artnya bahwa ketika buffer di alat penerima sudah penuh, sebuah pesan akan dikirimkan ke unit pengirim untuk sementara waktu menghentikan transmisi sampai semua data di buffer penerima telah diproses dan buffer sudah siap untuk bekrja lagi.
frame Sebuah satuan informasi logical yang dikirimkan oleh layer Data Link melalui sebuah medium transmisi. Istilah ini kadang mengacu pada header dan trailer, yang digunakan untuk sikronisasi dan pengontrolan error, yang mengelilingi data yang tersimpan dalam unit tersebut.
FTP File Transport Protocol: Protokol TCP/IP yang digunakan untuk mentransmisikan file-file di antara node-node network, mendukung banyak jenis file dan didefinisikan dalam rfc 959. lihat  juga :TFTP.
Full duplex Kapasitas untuk mentransmisikan informasi antara sebuah station pengirim dan sebuah unit penerima pada saat bersamaan. Lihat juga : half duplex.
Half duplex Kapasitas mentransfer data dalam hanya satu arah saja pada suatu saat antara sebuah unit pengirim dan unit penerima. Lihat juga: full duplex.
Handshake Rangkaian transmisi apa pun yang dipertukarkan di antara dua atau lebih alat pada sebuah network ntuk memastikan operasi yang sinkron.
Hierarchical addressing Semua rencana pengalamatan yag menggunakan sebuah rangkaian perintah logical untuk menentukan lokasi. Alamat-alamat IP dibuat dari sebuah hirarki dari nomor-nomor network, nomor-nomor subnet, dan nomor-nomor host untuk mengarahkan paket-paket ke tujuan yang sesuai.
Hierarchy Istilah yang digunakan unuk mendefinisikan pengalamatan IP, dalam pengalamatan hirarki, sejumlah bit digunakan untuk networking dan sejumlah bit lainnya untuk pengalamatan host. Juga digunakan dalam struktur DNS dan model rancangan Cisco.
Hop count Sebuah routing metric yang menghitung jarak antara sebuah sumber dan sebuah tujuan, berdasarkan pada jumlah router di jalur tersebut. RIP menggunakan hop count sebagai metric satu-satunya. Lihat juga: hop dan RIP.
Host address Alamat logical yang dikonfigirasi oleh seorang administrator atau server pada sebuah alat. Secara logical mengidentifikasi alat ini pada sebuah internetwork.
Host-to-host layer Layer dalam susunan Internet Protocol yang sama dengan layer Transport dari model OSI.
Hubs Alat-alat layer Physical yang sebenarnya hanya repeater dengan banyak port. Ketika sebuah sinyal digial elektronik diterima pada sebuah port, sinyal itu akan dikuatkan kembali atau akan dihasilkan ulang an dikirimkan keluar ke semua segmen dari mana sinyal tersebut diterima.
ICMP Internet Control Message Protocol: didokumentasikan dalam RFC 792, merupakan protocol Internet layer network untuk tujuan melaporkan error dan menyediakan informasi mengenai proseur-prosedur paket IP.
IEEE Institute of Electrical and Electronics Engineers: Sebuah oganisasi professional yang, selain aktivitas lain, mendefinisikan standar-standar dalam semlah bidang di computer dan elektrik, termasuk networking dan komunikasi. Standar-standar IEEE banyak digunakan dalam standar LAN dewasa ini. Banyak protocol yang dikenal dengan nomor referensi dari standar IEEE yang terkait.
IEEE 802.1 Spsifikasi komite IEEE yang mendefinisikan grup bridging. Spesifikasi untuk STP ( Spanning Tree Protocol ) adalah IEEE 802.1D. STP menggunakan STA (Spanning-tree Algorithm ) untuk menemukan dan mencegah loop-loop dalam network dalam network bridge. Spesifikasi untuk trunking VLAN adalah IEEE 802.1Q.
IEEE 802. 3 Spesifikasi komite IEEE yang mendefinisikan grup Ethernet khususnya standar 10 Mbps yang asli. Ethernet adalah sebuah protocol LAN yang menspesifikasikan layer Physical dan media akses sublayer MAC. IEEE 802. 3 menggunakan CSMA/CD untuk menyediakan akses bagi banyak alat pada network yang sama. Fast Ethernet didefinisikan sebagai 802.3U, dan Gigabit Ethernet didefinisikan sebagai 802.3Q. lihat juga: CSMA/CD.
IEEE 802.5 Komite IEEE yang mendefinisikan media akses Token Ring.
IGMP Internet Group Management Protocol: Digunakan oleh host-host IP, protocol yang melaporkan keanggotaan grup multicast mereka ke sebuah router multicast yang berdekatan.
IGP Interior Gateway Protocol: Semua protocol yang digunakan oleh sebuah internetwork untuk mempertukarkan data routing di dalam sebuah autonomus system. Contohnya termasuk RIP, IGRP, dan OSPF.
IGRP Interior Gateway Routing Protocol: algoritma routing distance vector yang propri etary Cisco. Merupakan perbaikan dari protocol RIP.
Internet “Network dari network” yang global, yang popularitasnya meledak dalam beberapa tahun terakhir. Asalnya adalah sebuah alat untuk riset akademis gabungan, ia telah menjadi sebuah media untuk pertukaran dan pendistribusian informasi dari semua jenis.kebutuhan Internet untuk menghubungkan platform-platform dan teknologi-teknologi computer yang berbeda telah menyebabkan dikembangkannya protocol-protocol dan standar-standar yang seragam, yang juga digunakan secara luas di LAN perusahaan. Lihat juga: TCP/IP dan MBONE.
Internet Sebelum kebangkitan internet, internet dengan huruf kecil ini adalah singkatan dari internetwork dalam konteks yang umum. Sekarang istilah ini sudah jarang digunakan. Lihat juga: internetwork.
Internet layer Layer dalam protocol TCP/IP yang menyediakan pengalamatan network dan routing melalui sebuah network.
Internet Protocol Semua protocol yang terdapat dalam susunan TCP/IP.lihat juga: TCP/IP.
Internetworking Secara umum, semua yang berhubungan dengan tugas umum untuk menghubungkan network-network satu sama lain. Istilah ini mencakup teknologi, prosedur dan produk. Ketika anda menghubungkan network-network dengan sebuah router, anda menciptakan sebuah internetwork.

IP Internet Protocol: Didefinisikan dalam RFC 791, merupakan sebuah protocol layer network yang menjadi bagian dari susunan TCP/IP dan menawarkan            koneksi yang connectionless. IP menyediakan banyak fitur untuk pengalamatan, spesifikasi jenis layanan, fragmentasi dan reassembly (perakitan kembali frame), dan keamanan.
IP address Sering isebut alamat internet, ini adalah sebuah alamat yang secara unik mengidentifikasi semua alat (host) pada internet (atau network TCP/IP lain). Setiap alamat terdiri dari 4 oktet (32 bit), dinyatakan sebagai angka decimal yang dipisahkan oleh titik-titik (sebuah format yang dikenal sebagai dotted-decimal). Semua alamat dibentuk oleh sebuah omor network, sebuah nomor subnetwork opsional, dan sebuah nomor host. Nomor network dan subnetwork digunakan bersama untuk routing, sementara nomor host menunjukkan sebuah host tunggal di dalam network atau subnetwork. Informasi network dan subnetwork diambil dari alamat IP menggunakan subnet mask. Ada lima class alamat IP(A-E), dimana class A-C mengalokasikan jumlah-jumlah yang berbeda dari bit-bit untuk bagian alamat untuk network, subnetwork, dan host. Lihat juga: CIDR, IP dan subnet mask.
IPX Internet Packet eXchange: protocol layer network (layer 3) yang digunakan dalam network Novell Netware ntuk memindahkan informasi dari server ke work station. Sama dengan IP dan XNS.
LAN Local Area Network: secara luas, semua netwoek yang menghubungkan dua atau lebih kmputer dan alat-alat yang terhubung dalam sebuah area geografis yang terbatas (sampai beberapa kilometer). LAN-LAN biasanya adalah network yang berkecepatan tinggi dan memiliki error yang rendah, di dalam sebuah perusahaan. Pengkabelan dan pensinyalan pada layer Physical dan Data Link dari OSI diatur dalam standar-standar LAN. Ethernet, FDDI, dan Token Ring merupakan beberapa teknologi LAN yang paling popular. Bandingkan dengan: MAN.
LAN switch Sebuah mekanisme bridging yang transparan, multi-interface, dan berkecepatan tinggi, mentransmisikan paket-paket antara segmen-segmen dari data link, biasanya mengacu khusus pada sebuah switch Ethernet. Switch LAN memindahkan lalu lintas berdasarkan alamat MAC. Lihat juga: mutilayer switch dan store-and-forward packet switching.

Latency Secara umum, adalah waktu yang diperlukan untuk sebuah paket untuk berpindah dari satu kasi ke lokasi lain. Dalam konteks networking yang khusus, ia dapat berarti: (1) waku yang berlalu (delay) antara pelaksanaan atau eksekusi dari sebuah permintaan untuk mengakses sebuah network oleh sebuah alat dan waktu di mana mekanisme tersebut benar-benar diperbolehkan untuk melaksanakan transmisi tersebut, atau (2) waktu yang berlalu antara ketika sebuah mekanisme menerima sebuah frame dan waktu frame tersebut dikirimkan keluar dari port tujuan.
Layer Istilah yang digunakan dalam networking ntuk mendefinisikan bagaimana modelOSI bekerja untuk meng-enkapsulisasi data untuk ditransmisikan pada network.
Layer 3 switch Lihat: multilayer switch.
Link state protocol Dalam protocol link state, juga disebut protocol shortest-path-first. Masing-masing router membuat tiga buah tabel yang terpisah. Satu dari tabel ini mencatat tetangga-tetangga yang berhubungan langsung, satu menentukan topologi dari internetwork keseluruhan, dan satu digunakan sebagai sebuah routing table. Router link state mengetahui lebih banyak tentang internetwork dibandingkan protocol routing yang distance-vector.
LLC Logical Link Control: Didefinisikan ole IEEE, adalah ang lebih tinggi dari kedua sublayer dari data link. LLC bertanggng jawab terhadap deteksi error (tetapi bukan koreksi), flow control, framing, dan pengalamatan sublayer secara software. Protocol LC yang utama, IEEE 802.2, mendefenisikan operasi yang conectionles dan connection-oriented. Lihat juga :Data Link Layer dan MAC.
Logical adresss Alamat-alamat layer network yang mendefinisikan bagaimana data dikirimkan dari satu network lain, contoh dari alamat logical adalah IP dan IPX.
MAC Media Access Control: Sublayer yang lebih rendah dalam layer data link, bertanggung jawab untuk pengalamatan hardware, media akses, dan deteksi error dari frame. Lihat juga: layer data link dan LLC.
MAC address Sebuah alamat hardware layer data link yang diperlukan oleh semua port atau semua alat untuk terhubung ke sebuah segmen LAN. Alamat-alamat ini digunakan oleh bermacam-macam alat dalam network untuk lokasi yang akurat dari alamat logical. Alamat MAC didefinisikan oleh standar IEEE dan panjangnya adalah enam karakter, biasanya menggunakan burned-in address (BIA) dari interfaceLAN local. Sering juga disebut alamat hardware, alamat fisik, alamat burned-in, atau alamat layer MAC.

Media translation Sebuah property router yang memperbolehkan dua jenis LAN yang berbeda untuk berkomunikasi, sebagai contoh, Ethernet untuk Token Ring.
Multicast Secara umum, semua komuniksi antara seorang pengirim tunggal dan beberapa penerima. Tidak seperti pesan broadcast, yang dikirim ke semua alamat pada seuah network, pesan multicast dikirimkan ke sebuah bagian dari alamat network yang didefinisikan: bagian ini memiliki sebuah alamat multicast grup, yang dispesifikasikan dalam field alamat tujuan dalam paket. Lihat juga: broadcast dan directed broadcast.
Multiplexing Proses mengubah beberapa sinyal logic menjadi sebuah sinyal fisik tungal untuk transmisi melalui sebuah kanal fisik. Barlawanan dengan: demultiplexing.

Network layer dalam model referensi OSI, merupakan layer ke3, layer dimana routing diimplementasikan, mengaktifkan koneksi-koneksi dan pemilihan jalur antara dua system akhir. Lihat juga: Application layer, Data Link Layer, Physical layer, Presentation layer, Session layer dan Transport layer.
NIC Network Interface Card: Sebuah board rangkaian elektronik yang ditempatkan dalam sebuah computer. NIC menyediakan komunikasi network melalui sebuah LAN.
OSI Open System Interconnection: Program standarisasi internasional yang dirancang oleh ISO dan ITU-T untuk pengembangan standar-standar networking data yang memungkinkan terjadinya interoperabilitas atau kerja sama antara perlengkapan-perlengkapan multivendor.
OSI referensi model Model referensi Open System Interconnection: Sebuah model konseptual yang didefinisikan oleh International Organization for Standarization (ISO), yang mengambarkan bagaimana kombinasi apapun dari alat-alat network dapat dihubungkan untuk tujuan berkumunikasi. Model OSI membagi pekerjaannya menjadi tujuh layer yang fungsional, membentuk sebuah hirarki dengan aplikasi-aplikasi di atas dan medium fisik di bawah, dan ia mendefinisikan fungsi-fungsi yang harus disediakan oleh setiap layer. Lihat juga: Application layer, Data Link layer, Network layer, Physical layer, Presentation layer, Session layer dan Transport layer.
OSPF Open Shortes Part First: Sebuah algoritma routing yang hierarkis dan link-state yang diturunkan dari sebuah versi sebelumnya dari protocol IS-IS, yang  fitur-nya termasuk routing multi jalur, load balancing dan routing dengan cost terendah. OSPF adalah pengganti RIP yang di sarankan dalam lingkungan internet. Lihat juga: Enhanced IGRP, IGP dan IP.
OUI organizationally unique identifier: Kode yang diberikan oleh IEEE kepada sebuah organisasi yang membuat kartu interface network. Organisasi kemudian meletakan OUI ini pada setiap dan semua kartu yang dibuatnya. OUI panjangnya 3 byte (24 bit). Pembuat kartu kemudian menambahkan sebuah identifikasi 3-byte untuk mengidentifikasi host secara unik. Panjangnya total dari alamat tersebut adalah 48 bit (6 byte) dan disebut sebuah alamat hardware atau alamat MAC.
Packet Dalam komunikasi data, adalah satuan logical dasar dari informasi yang dipindahkan. Sebuah paket terdiri dari sejumlah byte data, dibungkus atau dienkapsulasi dalam header dan atau trailer yang mengandung informasi tentang dari mana packet berasal, ke mana tujuannya dan seterusnya. Berbagai protocol yang terlibat dalam mengirimkan sebuah transmisi menambahkan layer informasi header dari mereka sendiri, yang dapat diinterpretasikan oleh protocol yang terkait pada alat yang menerima.
PDU Protokol Data Unit: Proses-Proses pada setiap layer dari medel OSI. PDU pada layer Transort disebut segmen; PDU pada layer network disebut paket atau diagram; dan PDU pada layer Data Link disebut frame. Layer physical menggunakan bit-bit.
Physical layer Layer terendah-layer1-dalam model referensi OSI, bertanggung jawab untuk mengubak frame-frame data dari layer Data Link (layer 2) menjadi sinyal-sinyal listrik protocol-protokol dan standar-standar layer Physical mendifinisikan, sebagai contoh, jenis kabel dan konektor yang digunakan termasuk pemilihan pn dan skema enconding untuk pensinyalan nilai 0 dan 1. Lihat juga: Application Layer, Data Link Layer, Network Layer, Presentasion Layer, Session Layer Dan Transport Layer.
Presentation layer Layer 6 dari model referensi OSI, mendefinisikan bagaimana data di-format, dinyatakan, di-encode dan diubah untuk digunakan oleh software pada layer Aplikasi. Lihat juga: Application Layer, Data Link Layer, Network Layer, Physical Layer, Session Layer Dan Transport Layer.
Protocol Dalam networking, spesifikasi dari sebuah kumpulan aturan untuk sebuah tipe komunikasi tertentu. Istilah ini juga digunakan untuk mengacu pada software yang mengimplementasikan sebuah protocol.
reliability Seperti IGRP, EIGRP hanya menggunakan bandwidth dan delay dari sambungan untuk menentukan jalur terbaik ke sebuah network  remote, secara default. Namun, EIGRP dapat menggunakan sebuah kombinasi dari bandwidth, delay, beban, dan reliability dalam pencarian jalur terbaik ke sebuah network remote. Reliability mengacu pada reliability dari link untuk setiap network remote.
Reliable Transport Protocol (RTP)  Protokol ini digunakan dalam protocol routing EIGRP, bertanggung jawab untuk pengiriman paket-paket EIGRP yang teratur dan terjamin ke semua tetangga.
Ring Dua atau lebih stasion yang terhubung dalam sebuah topologi melingkar logic. Dalam topologi ini , yang menjadi dasar untuk Token ring, FDDI, dan CDDI, informasi dipindahkan dari stasion ke stasion secara berurutan.
Ring topology Sebuah topologi logical yang terdiri dari serangkaian repeater yang membentuk sebuah loop tertutup degan menghubungkan link-link transmisi yang satu arah. Setiap stasion pada network dihubungkan dengan network pada sebuah repeater. Secara fisik, topologi ring biasanya diorganisir dalam sebuah topologi bintang loop tertutup (closed-loop star). Bandingkan dengan: bus topology dan star topology.
RIP Routing Information Protocol: Protokol gateway interior yang paling umum digunakan dalam Internet. RIP menggunakan jumlah hop sebagai metric routing. Lihat juga: Enhanced IGRP, IGP, OSPF dan hop count.
RJ connector registered jack connector: Digunakan dengan kabel twisted-pair untuk menghubungkan kabel tembaga ke kartu interface network, switch, dan hub.
Rolled cable Tipe pengkabelan yang digunakan untuk menghubungkan port COM dari sebuah PC ke port konsol dari sebuah router atau switch.
Routed protocol routed protocol (seperti IP dan IPX) digunakan untuk mentransmisikan data user melalui sebuah iternetwork. Berbeda dengan itu, routing protocol (seperti RIP, IGRP DAN OSPF) digunakan untuk meng-update tabel routing antara router-router.
Router Sebuah mekanisme layer network, bisa berupa software atau hardware, yang mengunakan satu atau beberapa metric untuk menentukan jalur terbaik untuk digunakan bagi transmisi dari lalu lintas network. Mengirimkan paket-paket diantara network-network yang dilakukan oleh router, didasarkan pada informasi yang disediakan pada layer Network.Dalam sejarahnya, alat ini kadang disebut sebagai sebuah gateway.
Routing Proses melakukan forwading paket-paket yang memiliki alamat logical dari subnetworkasal paket tersebut, ke tujuan akhirnya. Dalam network yang besar, banyaknya tujuan sementara yang dilalui oleh paket sebelum mencapai tujuan akhirnya dapat mengakibatkan routing menjadi sangat rumit.

Routing protocol protocol apa pun yang mendefinisikan algoritma yang digunakan untuk melakukan update table rounting diantar router-router. Contohnya adalah IGRP, RIP, dan OSPF.
Routing table Sebuah tabel yang disimpan dalam sebuah router atau mekanisme internetwork  lainnya yang memelihara sebuah catatan dari hanya rute-rute terbaik yang mungkin, ke tujuan network tertentu and metrik-metrik yang diasosiasikan dengan rute-rute tertentu.
Session layer Layer 5 dari model referensi OSI, bertanggung jawab untuk membuat, mengelola, dan mengakhiri session-session antara aplikasi-aplikasi dan mengawasi pertukaran data antara entitas-entitas layer, Presentation. Lihat uga: Aplication layer, Data Link layer, Network layer, Physical, Presentation layer, dan Transport layer.
Simplex Sebuah mode dimana data atau sinyal digtal ditransmisikan. Simplex adalah sebuah cara melakukan transmisi hanya dalam satuarah. Half duplex melakukan transmisi dalamdua arah tetapi hanya satu arah pada setiap saat. Full duplex melakukan trasmisi dalamdua arah secara brsamaan.
Sliding window Metode flowcontrol yang digunaan oleh TCP, seperti juga beberapa protocol layer data link. Metode ini menempatkan sebuah buffer diantara aplikasi penerima dan aliran data network. “Window” yang tersedia untuk menerima data adala ukuran bufr dikurangi dengan jumlah data darinya dan berkurang jika data baru dikirim. Penerima mengirimkan pemberitahuan kepada pengirim tentang ukuran window saat itu, dan penerima mungkin menghentikan penerimaan data window meningkat diatas sebuah ambang tertentu.
SMTP Simple Mail Transfer Protocol: Sebuah protocol yang digunakan pada Interne untuk menyediakan layanan mal elektronik.
SNA System Netwok Architecture: Sebuah arsitektur network yan kompleks dan kaya dengan fitur, yang mirip dngan model referensi OSI tetapi dengan beberapa variasi: dibuat oleh IBM pada tahun 1970-an dan pada dasarnya terdiri dari tjh layer.
SNAP Subnetwork Access Protocol: SNAP adalah sebuah frame yang digunakan dalam LAN Ethernet, Token Ring, dan FDDI. Transferdata, manajemen koneki, dan pemilihan QoS adalah tiga fungsi utama yang dilakukan oleh frame SNAP.
SNMP Simple Network Management Protocol: Protokol ini melakukan polling agen-agen atau ala-alat SNMP untuk data statistik dan environmental . Data ini dapat termasuk temperaur alat, nama, statistic untuk kerja, dan lebih banyak lagi. SNMP bekerja  dengan objek-objek MB yang terdapat pada agen-agen SNMP. Informasi ini di-querry dankemudian dikirimkan ke server SNMP.
Star topology Sebuah topolgi Fisikal LAN dengan titik-titik ujug pada network berkumpl pada sbuah alat network pusat (dikenal sebagai sebuah hub) menggunakan link titik-ke-titik. Sebah topologi ring dapat dikonfigurasikan sebagai sebuah topologi bintang fisik menggunakan sebuah topologi bintang loop tertutup satu arah, dari pada menggunakan link titik-ke-tiik. Koneksi didalam hub diatur dalam sebuah ring internal. Lihat juga: bus topology dan ring topology.
Straight through cable Tipe kabel Ethernet yang menghuungkan sebuah host ke sebuah switch, host ke sebuah hub, atau router k sebuah switch atau hub, atau router ke sebuah switch atau hub.
TCP Transmission control Protocol: sebuah protocol connection-oriented yang didefinisikan pada layer transport dari model refernsi OSI. Menyediakan pengiriman yang dapat diandalkan.

TCP/IP Transmission Control Protocol:
TFTP Trivial File Transfer Protocol: Secara konseptual, sebuah versi FTP yang disederhanakan; merupakan protocol yang dipilih jika Anda mengetahui secara pasti apa yang Anda inginkan dan dimana ada mendapatkannya.TFTP tidak menyediakan sejumlah fungsi seperti di FTP. Secara khusus. TFTP tidak memiliki kemampuan browsing directory; ia tidak bisa melakukan apa-apa kecuali mengirim dan menerima file-file.
Thicknet Juga disebut 10base2. Network bus yang menggunakan kabel koaksial tebal dan menjalankan akses media Ethernet sampai 185 meter.
Thinnet Juga disebut 10Base5. Network bus yang menggunakn kabel koaksial tebal dan mnjalankan Ethernet sampai185 meter.
Three-way handshake Istilah yang digunakan dalam sebua session TCP untuk mendefinisikan bagaimana sbuah rangkaian virtual di set-up. Diseut jabat tangan “tiga cara” krena menggunakantga buah segmen data.
Token Sebuah frame yang berisi hanya informasi control. Memiliki informasi ontrlini memberikan izin keada sebuah alat network untuk melakuka transmisi data pada ntwork tersebut. Lihat juga: token pasing.
Token ring Teknologi LAN token-pasing dari IBM. Berjalanpada 4 Mbps atau16 Mbps melalui sebuah topologi ring. Didefiisikan secara formal oleh IEEE802.5. Lihat juga: ring tpology dan token passing.
Transparent bridging Skema bridging yang digunakan di network Ethernet dan IEEE 802.3, ia melewatkan frame-frame pada sebuah hop untuk setiap kali, meggunakan ifrmasi bridging yang disimpan dalam tael-tael yang mengasosiasikan alamat-alamat MAC node akhir dnga port-port dari bridge. Tipe bridging ini dianggap trasparan karena node sumber tidak mngetahui bahwa ia telah melewati proses bridging, karena frame-frame ditujukan secara langsung ke node akir. Berlawanan dengan: SRB.
Transport layer Layer 4 dari model refrensi OSI, digunakan untuk komunikasi yang dapat diandalkan antara node-node akhir melalui network. Layer transport menyediakan mekanisme yang dgunakan untkmembuat, memelihara, dan mengakhiri rangkaian-rangkaian virtual, mengangkut deteksi kesalahan dan recovery, dan mengendalikan aliran informasi. Lihat juga: Applicaton layer, Datalink layr, Network layer, Phisiycal layer, Presentation layer, dan Session layer.
UDP User Datagram Protocol: Sebuah protocol layer Transport yang connectionless dalam susunan protocol TCP/IP yang memperbolehkan datagram-datagram untuk dipertukaran tanpa acknowledgment atau jaminan pengiriman, yan mana mebutuhkan protokol-protokol lain untuk menangani pemrosesn error dan transmisi ulang. Udp didefinisikan dalam RFC 768.
UTP unshielded twisted-pair. Pengkabelan tembaga yang digunakan dalam network kecil sampai besar untuk menghubungkan alat-alat host ke hub-hub dan switch-switch. Juga  digunakan untuk menghubungkan switch ke switch ke hub.
Virtual circuit (VC) sebuah rangkaian logkal yang dibuat untuk memastikan komunikasi yang dapat diandalakan diantara dua alat pada sebuah network. Didefinisikan oleh sebuah virtual path identifier (VPI/VCI), sebuah rangkaian virtualdignaka dalamframe relay dan x.25. Dikenal sebagai kanal vitual dalam ATM. Lihat juga: PVC dan SVC.
Virtual ring Dalam sebuah network SRB, sebuah koneksi logical anatara ring-ring fisik, baik local maupun remote.
WAN Wide rea Network. Adalah sebuah pengaturan yang digunakan untuk menghubungkan LAN-LAN bersama-sama melali sebuah network DCE ( data communication equipment). Biasanya sebuah WAN adalah sbuah koneksi leased lineatau dial-up yang melalui sebuah netwok PSTN. Contoh-contoh dari protocol WAN trmasuk frame relay, PPP, ISDN dan HDLC.
Windowing Metode flow-control yang digunakan dengan TCP pada layer transport dari model OSI.

Kode Buat Di Ponsel


Mau tau apa aja isi HP kita.


Berikut kode-kode yang terdapat pada ponsel-ponsel GSM Nokia, Sony Ericsson, Motorola, Samsung, BenQ-Siemens, LG, Philips, Panasonic dan Alcatel.
Catatan: Ada beberapa kode yang hanya dapat digunakan pada ponsel-ponsel tipe tertentu saja.




Nokia

1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).

2. *#0000# Menampilkan versi firmware.

3. *#9999# Merupakan alternatif jika kode *#0000# tidak berfungsi.

4. *#8110# Menampilkan versi firmware (Nokia 8110).

5. *#21# Melihat pengalihan untuk semua panggilan ‘All calls’.

6. **21*nomor tujuan# Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk semua panggilan.

7. **61*nomor tujuan# Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan yang tidak terjawab.

8. **67*nomor tujuan# Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan ketika sedang sibuk.

9. *#61# Melihat nomor pengalihan karena tidak dijawab ‘Call divert’.

10. *#62# Melihat nomor pengalihan karena diluar jangkauan ‘Call divert’ dan mengetahui kemana nomor tersebut dialihkan.

11. *#67# Melihat nomor pengalihan karena sibuk ‘Call divert’ dan mengetahui kemana nomor tersebut dialihkan.

12. *#2820# Menampilkan alamat IP Bluetooth.

13. *#30# Menampilkan nomor pribadi.

14. *#43# Melihat status ‘Call waiting’.

15. *#62209526# atau *#MACOWLAN Menampilkan alamat MAC WLAN.

16. *#67705646# Mengganti operator logo (tipe 3310, 3330).

17. *#73# Mereset timer ponsel dan skor game.

18. *#746025625# Menampilkan status SIM Clock. Jika ponsel anda mendukung fungsi power saving akan muncul tulisan “SIM Clock Stop Allowed”, itu berarti anda bisa mendapatkan waktu terbaik untuk standby.

19. *#7370# atau *#RESO# Mereset ke setingan awal (pabrikan), data-data akan terhapus

20. *#7760# Menampilkan kode pabrik/produk.

21. *#7780# atau *#rst0* Mereset ke setingan awal (pabrikan), data-data tidak akan terhapus.

22. *#92702689# atau *#war0anty# Menampilkan nomor serial, tanggal pembuatan, tanggal pembelian, tanggal terakhir servis (000 jika belum pernah diperbaiki) dan transfer user data. Pada beberapa ponsel setelah menggunakan kode ini anda harus merestart ponsel.

23. *#2640# Menampilkan kode pengamanan ponsel.

24. *#3370# Mengaktifkan EFR (Full Rate Codec), kualitas suara terbaik namun pemakaian baterai menjadi boros.

25. #3370# Untuk menonaktifkan EFR.

26. *#4720# Mengaktifkan Half Rate Codec, kualitas suara terendah namun pemakaian baterai menjadi lebih hemat.

27. #4720# Untuk menonaktifkan Half Rate Codec.

28. 10# Cara cepat untuk membuka nomor kontak yang tersimpan di kartu SIM berdasarkan nomor urut. Contoh angka 10 adalah nomor urut kontak.

29. #pw+1234567890+1# Mengunci status provider, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.

30. #pw+1234567890+1# Mengunci status provider, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.

31. #pw+1234567890+2# Mengunci status network, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.

32. #pw+1234567890+3# Mengunci status country, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.

33. #pw+1234567890+4# Mengunci status kartu SIM, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.



Sony Ericsson

1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).

2. *#0000# atau 0000 Mereset kembali ke bahasa inggris.

3. >*<<*<* Melihat service menu dan versi software. Tekan tombol Yes berulang kali untuk melihat semua data software dan tekan > untuk melihat semua teks yang terdapat pada ponsel.

4. <**< Untuk mengunci SIM Card agar tidak bisa mengganti SIM Card. Untuk membukanya dengan unlock code.

5. *<<* Mengunci layanan provider.

6. **04*0000*0000*0000# Mengakses ponsel tanpa SIM Card.

7. 0# Melihat nomor terakhir yang ditelepon.



Motorola

1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).

2. *#303# OK Mengubah ke bahasa inggris.

3. *#300# OK Menampilkan versi software (SW and HW Version).

4. *#301# OK Test keypad.

5. 1234 OK Kode default ponsel.

6. *#311# OK Merubah kode ponsel default.

7. ***113*1* OK Net Monitor ON.

8. **113*1* OK Net Monitor OFF.

9. *#304# OK Set Off engineering mode.

10. *#304*1998072# OK Set On engineering mode.

11. *#307* OK Engineering test mode.

12. *#400# OK ADC call val.

13. 19980722 OK Master unlock code for phone and sim lock.

14. *#0000# OK Setting and restore.

15. *#402# OK Contrast

16. *#305# OK Location 1



Samsung

1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).

2. *#9999# atau *#9998*9999# Menampilkan versi software.

3. *#9999# atau *#9998*8888# Menampilkan versi hardware.

4. *#9998*76# Menampilkan nomor produksi.

5. *#9998*288# atau *#0288# Mengecek status baterai.

6. *#0246# atau *#0377# Menampilkan kapasitas ruang penyimpanan / memori.

7. *#9998*782# atau *#0782# Menampilkan tanggal dan waktu alarm.

8. *#8999*638# Menampilkan informasi jaringan telepon.

9. *#9998*523# atau *#0523# Mengatur kontras layar.

10. *#8999*5646# Mengubah logo operator.

11. *#0289# Tes ringtone.

12. *#9998*842# atau *#0842# Tes vibrate.

13. *#9998*289# atau *#0289# Mengubah suara alarm.

14. *#9998*746# atau *#0746# Melihat informasi kartu SIM

15. *2767*2878# Mengunci ponsel.

16. *2767*3855# Mereset memori, jangan lupa mencabut kartu SIM.

17. *#0324# Net Monitor

18. *#0001# Display RS232 serial communication parameter setup.

19. *9266# Display received channel number and received intensity.

20. *#9998*377# atau *#0377# Software error LOG (wrong display of EEPROM).

21. *#9998*778# atau *#0778# SIM Service Table.

22. *#0837# Instruction Software.

23. *#0001# Show Serial Parameter.

24. *#9998*968# View Melody Alarm.

25. *#9998*585# Non Volatile Memory.

26. *#3243948# Digital Audio Interference off.

27. *#32436837# Digital Audio Interference.

28. *#9998*4357# Help Menu.

29. *#9998*5282# Java Menu.

30. *2767*5282# Java Reset.

31. *2767*927# WAP Reset.

32. *2767*63342# Reset Media.

33. *#9999#0# Monitor Mode.



Siemens

1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).

2. *#0000# Mengembalikan ke bahasa default.

3. **05*PUK*newPIN*newPIN# Deblock PIN using PUK.

4. **052*PUK2*newPIN2*newPIN2# Deblock PIN2 using PUK2.

5. **04*old_PIN*new_PIN*new_PIN# Mengubah PIN.

6. **042*old_PIN2*new_PIN2*new_PIN2# Mengubah PIN2.

7. *31# Menyembunyikan nama/nomor telepon pada ponsel penerima (CLIR).

8. #31# Menonaktifkan CLIR.

9. *#31# Mengecek status CLIR.

10. *30# Menampilkan nama/nomor telepon pada ponsel penerima (CLIP).

11. #30# Menonaktifkan CLIP.

12. *#30# Mengecek status CLIP.

13. *43# Mengaktifkan Call Waiting/Call Hold.

14. #43## Menonaktifkan Call Waiting.

15. *#43# Mengecek status Call Wating.

16. *#0001# lalu tekan tombol hijau (Call) Mengubah bahasa menggunakan kode. Angka 0001 adalah kode untuk bahasa inggris. Kode: 0030 (Yunani), 0031 (Belanda), 0032 (Perancis), 0034 (Spanyol), 0039 (Itali), 0049 (Jerman), 0090 (Turki).

17. *#0606# Shows if the phone is locked to any network (Use without SIM card).



BenQ-Siemens

1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).

2. *#0000# Mengembalikan ke bahasa default.

3. *#0001# lalu tekan tombol hijau (Call) Mengubah bahasa menggunakan kode. Angka 0001 adalah kode untuk bahasa inggris. Kode: 0030 (Yunani), 0031 (Belanda), 0032 (Perancis), 0034 (Spanyol), 0039 (Itali), 0049 (Jerman), 0090 (Turki)

4. *#9999# Mereset ke setingan awal (pabrikan).

5. *#300# Mengecek software.

6. *#301# Mengecek hardware.



LG

1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).

2. *#07# Menampikan nomor IMEI dan versi software (LG 510).

3. *8375# Menampilkan versi software (LG B1200).

4. #PWR668 Test pabrikan (LG B1200).

5. 1945#5101# Simlock menu (LG B1200).

6. 2945#*5101# Simlock menu (LG 510W, 5200)

7. 2945#*70001# Simlock menu (LG 7020,7010)



Philips

1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).

2. *#3353*# Mereset ponsel.

3. *#7337*# Mereset ponsel (Master reset), kartu SIM dicabut dulu..

4. *#337*# Mengaktifkan/menonaktifkan EFR.

5. *#7693# Mengaktifkan/menonaktifkan Sleep Mode. Aktifkan saja untuk menghemat konsumsi baterai ketika ponsel sedang tidak dipakai.

6. *#8463*# Menampilkan beberapa informasi Sleep Mode: Wake, Sleep Req., Sleep.

7. *#2286*# Mengaktifkan data baterai.

8. *#7948*# Mematikan ponsel.

9. *#7728*# Menampilkan RSAV.

10. *#7524*# Menampilkan KCGPRS.

11. *#7562*# Menampilkan SIM Phase.

12. *#7629*# Menampilkan POOL MAX.

13. *#7632*# Menampilkan Code Bugging dari sleep mode.

14. *#7733*# Menampilkan Cluster aktif.

15. *#7343*# Menampilkan kode Cluster.

16. *#7352*# Menampilkan registrasi software.

17. *#7763*# Menampilkan informasi produk.

18. *#7766*# Menampilkan versi produk.

19. *#7326*# Menampilkan pilihan aksesoris untuk vibrator.

20. *#7276*# Mengaktifkan GPRS Attach.

21. *#7287*# Mengaktifkan GPRS Attached.

22. *#7288*# Mengaktifkan GPRS Try Attached.

23. *#7271*# Mengaktifkan GPRS Kelas 1

24. *#7274*# Mengaktifkan GPRS Kelas 4.

25. *#7252*# Mengaktifkan GPRS Kelas B.

26. *#7224*# Mengaktifkan GPRS Kelas C.

27. *#7222*# Mengaktifkan CSD GSM Kelas C.

28. *#7762*# Melakukan seting SMS bearer GPRS.

29. *#8377*# Menampilkan versi software.

30. *#3377*# Menampilkan kondisi EEPROMP.

31. *#2254# Status Register.

32. *#2255# Active/Deactive “Debug Call”, when activated, make a call to a busy line an the phone will display some hex-codes on the display.

33. *#2558# The time in days, hours, and minutes you are connected to the net..

34. *#7489*# atau *#1234*# Security Code.

35. *#7378*# Name, Length, SIM Phase.

36. *#3333*# Blocking list.



Panasonic

1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).

2. **7370# Memformat ulang.



Alcatel

1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).

2. ###847# Reset full.

3. ###765*02# Memblokir panggilan masuk atau keluar (Add barring groups).

4. ###765*78# Menonaktifkan Barring groups.

5. ###765*05# Menonaktifkan/mengunci status network.

6. ###765*07# Mengaktifkan status network.

7. 000000* Net Monitor.

HARDDISK

Posted By : Jyuubi Revenged Evolution
Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.


hd6.jpg

Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi. Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.

Sejarah Perkembangan Harddisk

Harddisk pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992. Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca/tulis, antara head baca/tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan tersebut.

Photobucket

Gambar 1 : Evolusi Teknologi Hardisk Menurut IBM

Dari gambar tersebut dapat dilihat dari tahun 1984 sampai dengan 2006 mendatang, perkembangan teknologi penyimpanan data berkembang cepat. Mulai dari ukuran mikro untuk penggunaan laptop sampai ukuran normal untuk penggunaan PC Desktop.

Trend Perkembangan HardDisk

Trend perkembangan harddisk dapat kita amati dari beberapa karakteristik berikut :

a. Kerapatan Data/Teknologi Bahan

Merupakan ukuran teknologi bahan yang digunakan seberapa besar bit data yang mampu disimpan dalam satu satuan persegi. Dalam hal kerapatan data dari awal sampai sekarang terjadi evolusi yang sangat kontras. Pada awal perkembangannya kerapannya sekitar 0.004 Gbits/in2 tetapi pada tahun 1999 labortorium IBM sudah ada sekitar 35.3 Gbits/in2. Tetapi menurut www.bizspaceinfotech.com akan diperkenalkan apa yang dinamakan TerraBit density. Harddisk pada awal perkembangannya, bahan yang digunakan sebagai media penyimpan adalah iron oxide. Tetapi sekarang banyak digunakan media thin film. Media ini merupakan media yang lebih banyak menyimpan data dari pada iron oxide pada luasan yang sama dan juga sifatnya yang lebih awet.

b. Struktur head baca/tulis

Head baca/tulis merupakan perantara antara media fisik dengan data elektronik. Lewat head ini data ditulis ke medium fisik atau dibaca dari medium fisik. Head akan mengubah data bit menjadi pulsa magnetik dan menuliskannya ke medium fisik. Pada proses pembacaan data prosesnya merupakan kebalikannya.

Photobucket

Gambar 2 Desain karakteristik kebanyakan head baca/tulis

Proses baca tulis data merupakan hal yang sangat penting, oleh karena itu mekanismenya juga perlu diperhatikan. Dalam pendahuluan sebelumnya terdapat perbedaan letak fisik head dalam operasinya. Dulu head bersentuhan fisik dengan metal penyimpan. Kini antara head dan metal penyimpan sudah diberi jarak. Bila head bersentuhan dengan metal penyimpan, hal ini akan menyebabkan kerusakan permanen fisik, head yang aus, tentu saja panas akibat gesekan. Apalagi teknologi sekarang kecepatan putar harddisk sudah sangat cepat. Selain itu teknologi head harddiskpun juga mengalami evolusi. Evolusi head baca/tulis harddisk : Ferrite head, Metal-In-Gap (MIG) head, Thin Film (TF) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, Giant Magnetoresistive (GMR) Heads dan sekarang yang digunakan adalah Colossal Magnetoresistive (CMR) Heads. Ferrite head, merupakan teknologi head yang paling kuno, terbuat dari inti besi yang berbentuk huruf U dan dibungkus oleh lilitan elektromagnetis. Teknologi ini diimplementasikan pada pertengahan tahun 1980 pada harddisk Seagate ST-251. Kebanyakan terdapat pada harddisk yang ukurannya kurang dari 50MB. Metal-In-Gap (MIG), merupakan penyempurnaan dari head Ferrite. Biasanya digunakan pada harddisk yang ukurannya 50MB sampai dengan 100MB. Thin Film (TF) heads, berbeda jauh dengan jenis head sebelumnya. Head ini dibuat dengan proses photolothografi seperti yang digunakan pada pembuatan prosessor. (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, head ini digunakan untuk membaca saja. Untuk penulisannya digunakan head jenis Thin Film. Diimplementasikan pada harddisk ukuran 1GB sampai dengan 30GB. Giant Magnetoresistive (GMR) Heads, merupakan penemuan dari peneliti Eropa Peter Gruenberg and Albert Fert. Digunakan pada harddisk ukuran besar seperti 75GB dan kerapatan tinggi sekitar 10 Gbits/in2 sampai dengan 15 Gbits/in2.

Karena teknologi Giant Magnetoresistive (GMR) mulai ditarik dari pasaran, sebagai penggantinya adalah Colossal Magnetoresistive (CMR).

Kecepatan Putar Disk

Kecepatan putar pada jaman awal sekitar 3600RPM. Dengan semakin berkembangnya teknologi, kecepatan putar ditingkatkan menjadi 4500RPM dan 5400RPM. Karena kebutuhan media penyimpan yang mempunyai kemampuan tinggi dibuatlah dengan kecepatan 7200RPM yang digunakan pada harddisk SCSI.

Berikut tabel kecepatan harddisk yang diaplikasikan pada berbagai jenis interface yang berberda :

Photobucket

Kapasitas

Kapasitas harddisk pada saat ini sudah mencapai orde ratusan GB. Hal ini dikarenakan teknologi bahan yang semakin baik, kerapatan data yang semakin tinggi. Teknologi dari Western Digital saat ini telah mampu membuat harddisk 200GB dengan kecepatan 7200RPM. Sedangkan Maxtor dengan Maxtor MaxLine II-nya yaitu harddisk berukuran 300GB dengan kecepatan 5400RPM. Beriringan dengan transisi ke ukuran harddisk yang lebih kecil dan kapasitas yang semakin besar terjadi penurunan dramatik dalam harga per megabyte penyimpanan, membuat hardisk kapasitas besar tercapai harganya oleh para pemakai komputer

hd4.jpg

Gambar 3 Sistem kontrol head Pada tiap piringan penyimpan terdapat satu head. Untuk menjangkau tengah pinggir piringan digunakan sliders sebagai perantaranya.

Photobucket

Teknologi Harddisk masadepan

Harddisk dimasa mendatang salah satunya dititik beratkan pada kecepatan akses dan kapasitasnya. Hal ini dapat dilakukan dengan mereduksi komponen mekanis dari fisik harddisknya. Komponen mekanis yang tidak mampu bekerja pada frekuensi tinggi digeser dengan komponen yang bersifat elektris yang mampu bekerja dalam orde MHz bahkan GHz.

Dapat dilihat saat ini sudah dirilis berbagai macam media penyimpan elektronis dalam bentuk kecil. Misalnya USB Drive dan MultiMedia Card. Bila nantinya teknologi ini diterapkan dan dapat harganya terjangkau, kemampuan komputer dari sisi kecepatan akses baca/tulis media penyimpan akan meningkat pesat. Otomatis kemampuan PC Server untuk melayani request dari client akan meningkat.

Berikut Ini Beberapa Rangkuman Referensi Singkat Mengenai Hard Disk ;


INTERFACE HARD DISK IDE (Integrated Drive Electronics) ;

standar lama yang masih ada. Murah, dan terintegrasi dengan MB merupakan alasan teknologi ini teta p ada.Jumlah IDE ada 4 buah tiap MBKoneksi dengan kabel pipih 80 pininterface yang bottleneck dan menghambat panas

SCSI (Small Computer Standard Interface)

Kecapatan 160 mb/detik Jenis SCSI (SCASI I, Wide SCSI, Ultra wide)Menggunakan card tersendiriMB teknologi baru sudah menyertakan card SCSInya .

SCSI biasanya digunakan untuk system server, yang menuntut kinerja tinggi Sistem SCSI dikenal dengan teknologi RAID,sistem penyusunan, penulisan, keamanan dengan beberapa HD.

RAID (Redudancy Array of Independent Disk), merupakan sekumpulan diskdrive yang dianggap oleh OS sebagai drive tunggal.Recovery dan security menjadi prioritas.



Pemasangan Harddisk

Kabel IDE terdapat strip warna merah Power supply ditancapkan bersebelahan atau sejajar dengan warna merah pada kabel IDEJika salah komputer tidak akan bootingLakukan deteksi HD lewat BIOS

Proses Baca Hardisk

Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam, drive tersebut memproses data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut.Bit tersebut tidak memakan tempat: Di kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet di dalam drive tersebut. Kemudian, drive tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut. Waktu untuk menggerakkan head tersebut dinamakan “seek time”. Saat berada di atas track yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah head. Jumlah waktu tersebut dinamakan “drive latency”. Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`, semakin cepat drive tersebut menyelesaikan pekerjaannya. Saat komponen elektronik drive menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Pulsa tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data. Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data Anda pada sector dan track yang tepat berada tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada medan magnetik dan mengubahnya menjadi bit. Saat drive tersebut selesai mengecek error pada bit dan membetulkannya jika perlu, ia kemudian mengirimkan data tersebut pada sistem operasi.

hd8.jpg

Sectors dan Tracks

Tracks adalah bagian dari sepanjanjang keliling lingkaran dari luar sampai ke dalam.Sedangkan sector adalah bagian dari tracks.Sectors memiliki jumlah bytes yang sudah diatur.

Ada ribuan sector dalam HD

1 sectors normalnya menyimpan 512 byte informasi

hd7.jpg

Bahan Pembuat Hardisk

Saat ini hd dibuat dengan teknologi material media magnetik disebut thin film.Lebih rapat, masa pakainya, kecil, ringan dari bahan oxide

hd10.jpg


Mekanisme Kerja Hard Disk

Proses baca tulis dilakukan oleh lengan hd dengan media Fisik magnetikHead hardisk melakukan konversi bits ke pulse magnetik dan menyimpannya ke dalam platters, dan mengembalikan data jika proses pembacaan dilakukan Hard disk memiliki “Hard platter” yang berfungsi untuk menyimpan medan magnet.Pada dasarnya cara kerja hard disk adalah dengan menggunakan teknik perekaman medan magnet. Cara kerja teknik magnet tersebut memanfaatkan Iron oxide (FeO) atau karat dari besi, Ferric oxide (Fe2O3) atau oxida lain dari besi. 2 oxida tersebut adalah zat yang bersifat ferromagnetic , yaitu jika didekatkan ke medan magnet maka akan ditarik secara permanen oleh zat tersebut.
By : Jyuubi Revenged Evolution
Kabel UTP sebetulnya ada beberapa kategori yaitu dari kategori 1 - 7 yang sering digunakan untuk LAN biasanya kategori 5 atau sering disebut cat-5. Berikut ini kegunaan dari kabel kategori 1 - 7 diambil dari wikipedia.

* cat 1: sebelumnya dipakai untuk POST (Plain Old Telephone Service) telephone dan ISDN.

* cat 2: dipakai untuk token ring network dengan bw 4mbps

* cat 3: dipakai untuk data network dengan frequensi up to 16Mhz dan lebih populer untuk pemakaian 10mbps

* cat 4: Frequensi up to 20Mhz dan sering dipakai untuk 16mbps token ring network.

* cat 5: Frequensi up to 100Mhz dan biasa dipakai untuk network dengan kecepatan 100Mbps tetap kemungkinan tidak cocok untuk gigabyte ethernet network.

* cat 5e: Frequensi dan kecepatan sama dengan cat-5 tetapi lebih support gigabyte ethernet network.

* cat 6: Memiliki kecepatan up to 250Mbps atau lebih dari dua kali cat-5 dan cat-5e

* cat 6a: Kabel masa depan untuk kecepatan up to 10Gbps

* cat 7: di design untuk bekerja pada frequensi up to 600Mhz.



Berikut ini contoh gambar kabel UTP yang sudah dipasang konektor, kabel cat-5e dalam keadaan terkupas dan kabel cat-6.




Setelah anda tahu jenis-jenis kabel, sekarang kita harus mengenal konektornya yaitu, RJ-45. Biar gak pusing silahkan lihat gambar RJ-45


Gambar RJ-45 dengan 8 pin

Crimp Tool

Crimp tool / Crimping tool adalah alat untuk memasang kabel UTP ke konektor RJ-45 / RJ-11 tergantung kebutuhan. Bentuknya macam-macam ada yang besar dengan fungsi yang banyak, seperti bisa memotong kabel, mengupas dan lain sebagainya. Ada juga yang hanya diperuntukan untuk crimp RJ-45 atau RJ-11 saja. Contoh gambarnya seperti ini.


Gambar cramping tool


Kabel Tester

Supaya anda yakin bahwa pemasangan kabel ke konektor sudah ok lebih baik kalau anda juga memiliki cable tester seperti berikut ini. Perbedaan diatara dua testerdibawah ini adalah yang satu memakai satu led untuk satu pair sementara yang satu lagi satu led untuk satu kabel. Untuk pemula lebih mudah untuk mempergunakan yang type satu led per kabel karena anda tidak akan dibuat pusing . Kemudian tester yang lebih kecil adalah remote cable tester yang dipakai apabila kabel yang di test panjang dan kedua ujung nya tidak berdekatan (misalnya ada diruangan yang berbeda). Cara penggunaannya adalah dengan memasang ujung kabel yang satu ke TX di cable tester yang besar kemudian set auto, kemudian di ujung yang lain kita pasang remote cable tester. Setelah itu anda cukup melihat remote cable tester saja. Apabila menyala berarti kabel terkoneksi dengan baik sementara apabila mati berarti kabel terputus.


Gambar kabel tester

Setelah anda tahu alat-alat yang diperlukan untuk pemasangan kabel UTP ke RJ-45 soket, sekarang ada istilah dalam stright dan crossover dalam cabling.
Dari 8 kabel (4 pair) UTP kabel, yang terpakai sebetulnya hanya 4 kabel (dua pair). dua kabel untuk TX atau transfer data dan dua kabel untuk RX atau menerima data. Walaupun hanya empat kabel yang terpakai, kita tidak boleh sembarangan mengambil kabel mana saja yang akan dipakai. Kabel yang dipakai haruslah dua pair atau dua pasang. Tanda kabel satu pasang adalah kabel tersebut saling melilit dan memiliki warna / stripe yang sama. Menurut standar TIA/EIA-568-B pasangan kabel yang dipakai adalah pasangan orange-orange putih dan hijau-hijau putih.
Sementara pin yang dipakai dari delapan pin yang dimiliki RJ-45 yang terpakai adalah Pin nomor 1-2-3-6 sementara nomor 4-5-7-8 tidak terpakai untuk transfer dan receive data Alias nganggur.


Susunan kabel berdasar TX dan RX

Crossover / cross cable adalah kabel yang secara manual maping signal output pada satu konektor ke input di konektor yang satu nya lagi atau TX + dari satu konektor di Maping ke RX + di konektor yang lain dan TX - di konektor yang satu ke RX - di konektor yang lain.



Photobucket
Perbesar
Photobucket
Perbesar
Photobucket
Perbesar
Cross cable biasa dipakai untuk koneksi dari PC to PC / PC to Router, Pokoknya semua koneksi dari alat yang biasanya koneksi melalui switch atau hub tetapi dipasang secara langsung. Berikut ini contoh posisi kabel dalam kondisi crossover.
Gambar paling kiri adalah posisi warna pada satu sisi dan sisi yang lainnya berdasarkan standar internasional T568A dan T568B. Nomor konektor dihitung dari sebelah kiri dengan kondisi konektor bagian pinnya menghadap kita.
Gambar tengah adalah contoh kabel cross yang sudah jadi dan gambar berikutnya adalah contoh cross over adapter yaitu alat yang bisa membuat stright cable menjadi cross apabila anda tidak ingin merubah konektor dengan cara memotong nya.


Photobucket

Selasa, 03 Agustus 2010

CARA BIKIN SUBTITLE

Bagi yang belum tahu, membuat subtitle untuk video ternyata lumayan gampang. Alat dan bahan adalah seperangkat komputer dengan program Notepad. Caranya gampang, perhatikan dulu contoh berikut:pada contoh terlihat tiga baris utama, yang berisikan:
  1. baris pertama berupa kode urutan tulisan / subtitle yang akan keluar. harus urut, sehingga bila benar benar niat bisa sampai 1200 lebih untuk film berdurasi 1,5 jam.
  2. beris kedua berupa rentang waktu keluarnya tulisan / subtitle. bila menggunakan WMP atau MPC, apalagi Winamp agak susah untuk ngatur durasi lamanya tulisan muncul.
  3. terakhir, tentu saja tulisan / subtitle yangakan dimunculkan pada rentang waktu baris kedua. menurut tradisi, bila dalam satu rentang durasi terdapat dua tokoh berbicara, maka diberi tanda "/" untuk memisahkannya. tambahan pula, bila di enter (sehingga bagian ketiga ini menjadi 2 baris) maka di videonya juga akan muncul ter-enter-kan.
Langkah terakhir, menurut mitos yang saya percayai, beri nama dengan nama yang sama dengan video yang akan anda beri subtitle, kemudian simpan dengan ekstensi *.srt
Pastikan anda menyimpannya berdampingan dengan video yang anda beri subtitle.

saran saya

PASCAL TES 1

Program m2c2;
Uses wincrt;
Var
    C, R, F : real;
Begin
Write ('Masukkan suhu dalam Celcius: ');
Readln (C);
R := (4/5) * C;
F := (9/5) * C + 32;
Writeln;
Writeln ('Suhu dalam Reamur: ', R:5:2);
Writeln ('Suhu dalam Fahrenheit: ', F:5:2);
End.



uses wincrt;
Var
a, b, t, PJ, r, lb, L: real;
ops : integer;
Const
c1 = 1/2;
phi = 3.14;
Begin
Writeln ('masukkan pilihan');
Writeln ('pilih menu yang tersedia');
Writeln ('1.menghitung luas lingkaran');
Writeln ('2.menghitung luas segitiga');
Writeln ('3.menghitung luas segiempat');
Write ('pilihan anda (1-3) ?   ');
Readln (ops);
Case ops of
1:
Begin
Writeln ('menghitung luas lingkaran  ');
Write ('masukkan jari-jari lingkaran  ');
Readln (r);
Writeln;
L:= phi*r*r;
Writeln ('luas lingkaran = ',L:4:6);
Writeln ;
End;
2:
Begin
Writeln ('menghitung luas segitiga');
Write ('masukkan nilai tinggi alas segitiga');
Readln (a);
Write ('masukkan nilai tinggi segitiga');
Readln (t);
Writeln;
L := a*t*c1;
Writeln;
Writeln ('luas segitiga = ',L:4:6);
Writeln;
End;
3:
Begin
Writeln ('menghitung luas segiempat');
Write ('masukkan nilai panjang segiempat');
Readln (PJ);
Write ('masukkan nilai lebar segiempat');
Readln(lb);
Writeln;
L:= PJ*lb;
Writeln;
Writeln ('luas segiempat = ', L:4:6 );
Writeln;
End;
End;

Writeln ('Hasilnya : ', L:4:6);
End.